Jumat, 04 November 2016

Dinas Kebersihan DKI Mengumpulkan 75 Ton Sampah Aksi Demo 4 November


SURGA BOLA88. Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengumpulkan 75 ton sampah hasil dari pembersihan yang dilakukan seusai demonstrasi besarbesaran di kawasan silang Monas, Jakarta Pusat.

Sampah sebagian besar berupa botol, plastik dan batu."Penumpukan sampah ada di beberapa titik, seperti Masjid Istiqlal, Balai Kota, Istana Negara, Stasiun Gambir, Bundaran HI, Tugu Tani, Senen dan Jalan Hayam Wuruk. Sampah yang terkumpul sebanyak 75 ton, didominasi botol, styrofoam, kayu, batu dan plastik," kata Kepala Dinas Kebersihan DKI Isnawa Adji Sabtu (5/11/2016).

"Semuanya dibuang ke TPA Bantar Gebang," lanjutnya.Untuk membersihkan kawasan pusat Ibukota tersebut dari sampah, Dinas Kebersihan DKI menurunkan 500 Pekerja Harian Lepas (PHL), 31 roadsweeper, 7 truk compactor, 15 truk sampah, 8 kendaraan pikap, 11 bus toilet dan 4 toilet kontainer.

Untuk sampah yang berada di kawasan Monas sendiri belum seluruhnya dapat dibereskan oleh petugas Dinas Kebersihan DKI. Alasannya karena kawasan tersebut menjadi otoritas pengurus Monas."Khusus kawasan Monas, belum sepenuhnya dibersihkan. Karena kawasan tersebut merupakan kewenangan otoritas Monas. Rencana akan dibersihkan kembali dibantu PHL Dinas Kebersihan," ujar Isnawa. "Kendala yang dihadapi adalah pelaksanaan pembersihan baru bisa efektif setelah pedemo pulang dan personel serta kendaraan-kendaraan seperti truk, water canon, dan barracuda berangsur-angsur pindah," tutur Isnawa. "Kami juga berterima kasih, karena di beberapa titik ditemukan karungan sampah yang berasal dari inisiatif koordinator aksi unjuk rasa," tutupnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar