Selasa, 15 November 2016

Nasib Ahok Diguncang Kasus Penistaan Agama

www.surgabola88.com
SURGABOLA88 - Sekelompok orang tiba-tiba berlari mendekati Ahok yang tengah menyapa warga di Ciracas, Jakarta Timur. Mereka berteriak menolak kedatangan calon gubernur yang memiliki nama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu.
Pada jarak 100 meter dari Ahok, di tengah hujan deras, langkah kelompok orang yang menamakan dirinya pemuda kampung Ciracas itu terhenti.
"Ngapain dia ke sini?" teriak satu dari pemuda itu ke aparat kepolisian, Selasa 15 November 2016.
Mendengar hal ini, polisi langsung mengimbau, "jangan terprovokasi."
Namun, kubu pendemo terus mengancam Ahok. "Cepat pergi atau massa lebih banyak akan datang," ucap satu pemuda lainnya. Mendengar provokasi pendemo, kader PDIP yang tengah melindungi Ahok di sebuah pendopo pun terpancing. "Ayo semua kader maju. Jangan takut," teriak mereka. Antara pendemo dan kader PDIP Jakarta Timur pun saling berteriak, "maju-maju!" Namun, polisi yang jumlahnya kalah jauh dari kader PDIP, meminta para kader tidak balik memprovokasi.
Sementara dua kubu sibuk berteriak, Ahok santai dan sibuk melayani warga yang meminta foto. Padahal, di seberangnya puluhan pemuda itu tetap meminta agar Ahok cepat keluar dari kampung mereka. Ahok bertahan di Ciracas sekitar 20 menit. Dia menyebut kedatangannya untuk mengkuti jejak pasangannya, Djarot Saiful Hidayat, yang tetap maju blusukan meski ada penolakan. Mantan Bupati Belitung Timur itu telah mengetahui akan ada aksi penolakan dirinya di Ciracas saat berkampanye di Jatinegara. Namun, penolakan tersebut tidak digubris.
"Mau ninjau penolakan mukanya kayak apa," ujar Ahok dalam perjalanan ke Ciracas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar